home webmail download sitemap
ProfilKegiatanPeraturan & ArtikelKeanggotaanBuletin & NewsletterInternasional
 
   Menu Utama
Home
Rubrik
Contact Us
Download
Daftar Anggota GAPMMI 2014
Organisasi GAPMMI

   Rubrik
Berita KADIN Indonesia
Berita BPOM
Berita PERDAGANGAN
Berita PERINDUSTRIAN
Berita PERTANIAN
Bisnis & Keuangan
Berita Codex Indonesia

   Artikel Terakhir
HVACR / PS Southeast Asia 2016
Member Gathering GAPMMI, 23 September 2016
Vitafoods Asia 2016
Expo Clean dan Expo Laundry 2016
Member Gathering GAPMMI - Bogor, 28 Januari 2016

   Social Networking
Find us on

   Advertising


Buku Direktori GAPMMI 2012/2013

   Statistik Situs
  Visitor : 2458485 visitors
  Hits : 23009843 hits
  Online : 7 users

   


Membangun Kesetaraan Posisi Antara Konsumen dengan Pelaku Usaha
Selasa, 20 Maret 12 - oleh : admin



JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi bersama Kepala Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Suarhatini Hadad Selasa (13/12) menyaksikan penandatanganan Deklarasi Pelaku Usaha Peduli Perlindungan Konsumen oleh 6 (enam) perwakilan asosiasi pelaku usaha di Senayan City, Jakarta. Keenam perwakilan tersebut adalah dari: 1) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN); 2) Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO); 3) Asosiasi Kliring Interkoneksi Telekomunikasi (ASKITEL); 4) Association of the Indonesian Tour and Travel Agencies (ASITA); 5) Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI); dan 6) Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI).



Acara yang difasilitasi oleh BPKN ini bertujuan untuk membangun kesetaraan posisi dalam hubungan konsumen dengan pelaku usaha; memperkuat tanggung jawab pelaku usaha dalam perlindungan konsumen; serta membangun transaksi konsumen dengan pelaku usaha yang berkeadilan.
Deklarasi Pelaku Usaha merupakan salah satu self declaration terhadap penegakan perlindungan konsumen. BPKN mencermati hak-hak dan kewajiban konsumen perlu terus digaungkan agar melekat dalam setiap aktivitas transaksi konsumen. Penegakan perlindungan konsumen bermartabat bukanlah semata-mata merupakan tanggung jawab pemerintah, namun juga menjadi tanggung jawab para pelaku usaha. Oleh karena itu, pembudayaan sikap bertanggung jawab pelaku usaha dalam menghasilkan barang dan/atau jasa yang aman dan nyaman bagi konsumen merupakan proses yang perlu dijalankan secara sungguh-sungguh.

Hal tersebut didukung oleh Wakil Menteri Perdagangan yang menyatakan bahwa perlindungan konsumen tidak dapat berjalan hanya dengan mengandalkan peran pemerintah dalam membentuk peraturan dan penegakan hokum melalui berbagai aktivitas pengawasan barang. Kini saatnya pelaku usaha sebagai mitra pemerintah mampu berperan serta dalam menegakkan perlindungan konsumen melalui edukasi dan self regulation. Menurut Wamendag, Self regulation sebagai bentuk pengaturan sendiri oleh pelaku usaha dan ditetapkan bersama seyogyanya dilandasi oleh itikad baik untuk memajukan perlindungan konsumen di Indonesia.Konsumen dan pelaku usaha secara nyata mempunyai hubungan yang saling membutuhkan, namun belum semua pelaku usaha di Indonesia belum menempatkan kepentingan perlindungan konsumen sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan kegiatan usaha yang diselenggarakannya. Wamendag menambahkan, karena itu deklarasi oleh para asosiasi/ pelaku usaha pada hari diharapkan dapat menjadi langkah kecil namun member dampak besar untuk dapat diikuti oleh pelaku usaha lainnya guna menegakkan perlindungan konsumen di Indonesia. Menurut Kepala BPKN Suarhatini Hadad, Salah satu faktor yang menentukan baik bagi konsumen maupun pelaku usaha adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang memadai secara berkelanjutan agar cerdas, kritis dan memiliki kesadaran bertindak, baik untuk dirinya sendiri maupun lingkungan.

Penetapan Hari Konsumen Nasional dan penunjukan Duta Konsumen Nasional

Upaya penguatan konsumen cerdas di Indonesia sangat penting untuk dikembangkan secara berkesinambungan setiap tahunnya melalui momentum peringatan Hari Konsumen Nasional. Penetapan Hari Konsumen Nasional menjadi langkah strategis agar seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam membangun gerakan budaya konsumen cerdas. Gagasan tersebut dikemukakan BPKN melalui serangkaian diskusi terakhir dengan para pemangku kepentingan dalam sebuah Forum Komunikasi yang akhirnya menyepakati Hari Konsumen Nasional jatuh pada 20 April 2011 dengan Duta Konsumen Cerdas yang terpilih adalah Tasya Kamila. (FRI)

  kirim ke teman |   versi cetak


Tidak ada komentar tentang artikel ini.

Formulir Komentar | Aturan >>

Nama
Email
Judul Komentar
Komentar

 
   
   Pencarian

cari di  
 

   Kalender

   Ketua Umum


Adhi S. Lukman

   Quote of the day
"Food probably has a very great influence on the condition of men. Wine exercises a more visible influence, food does it more slowly but perhaps just as surely. Who knows if a well-prepared soup was not responsible for the pneumatic pump or a poor one for a war?"
Georg C. Lichtenberg (1742-1799) German scientist, satirist and anglophile.

   Event

The 7th nutraceutical event for Asia, 5-6 September'17, Sands Expo & Convention Centre at Marina Bay Sands Singapore


JIFEX, 10-12 Aug'17, Jakarta Convention Center (JCC)


   Media Partner

Food Review Indonesia

   Afiliasi

PIPIMM

Food Industry Asia

 

Copyright © 2010 Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia.
All Rights Reserved.