home webmail download sitemap
ProfilKegiatanPeraturan & ArtikelKeanggotaanBuletin & NewsletterInternasional
 
   Menu Utama
Home
Rubrik
Contact Us
Download
Daftar Anggota GAPMMI 2014
Organisasi GAPMMI

   Rubrik
Berita KADIN Indonesia
Berita BPOM
Berita PERDAGANGAN
Berita PERINDUSTRIAN
Berita PERTANIAN
Bisnis & Keuangan
Berita Codex Indonesia

   Artikel Terakhir
Jakarta International Food Expo (JIFEX) 2017, 10 - 12 Agustus 2017, Jakarta Convention Center
EXPO CLEAN 2017
HVACR / PS Southeast Asia 2016
Member Gathering GAPMMI, 23 September 2016
Vitafoods Asia 2016

   Social Networking
Find us on

   Advertising


Buku Direktori GAPMMI 2012/2013

   Statistik Situs
  Visitor : 2772324 visitors
  Hits : 23750969 hits
  Online : 9 users

   


Menperin: Dampak penaikan harga BBM hanya 3 bulan
Selasa, 20 Maret 12 - oleh : admin

JAKARTA - Dampak negatif penaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi pada April terhadap industri domestik diperkirakan hanya berlangsung selama 2-3 bulan setelah kebijakan itu berjalan.

Menteri Perindustrian M. S. Hidayat mengungkapkan pemerintah telah memas tikan harga BBM bersubsidi akan di naikkan Rp 1.500 per liter menjadi Rp 6.000 per liter mulai April.

"Semua menteri rapat di kantor Menko Perekonomian menyangkut penyempu naan program, termasuk sosialisasi.

Kalau pembicaraan di parlemen selesai, April akan diumumkan kenaikan harga BBM itu," katanya dalam workshop bertema Pendalaman Kebijakan Industri di Bandung, Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Menperin menegaskan penaikan harga BBM bersubsidi hanya akan menimbulkan pengaruh relatif kecil dalam periode yang pendek terhadap target pertumbuhan industri manufaktur pada tahun ini.

Pelaku industri, menurutnya, hanya mem butuhkan 2-3 bulan untuk me nyesuaikan biaya produksi dengan tingkat harga BBM bersubsidi yang baru. "Saya melihat dari pengalaman penaikan harga pada tahun-tahun lalu, dalam 2-3 bulan pasti sudah ada adjustment," kata Hidayat.

Namun, dia menegaskan Kementerian Perindustrian terus melakukan kajian secara berkala mengenai dampak penaikan harga BBM terhadap kinerja industri manufaktur.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kebijakan Publik, Fiskal dan Moneter Hariyadi Sukamdani sependapat bahwa penaikan harga BBM bersubsidi tidak akan berdampak besar pada capaian pertumbuhan industri pada tahun ini.

"Saya setuju dengan Menperin, dampak nya hanya 3 bulan. Tidak akan lama, katanya ketika dihubungi Bisnis kemarin.

Dalam periode 3 bulan, jelasnya, konsumsi masyarakat akan sedikit menurun, sementara produsen akan menyesuaikan harga dan volume produksi untuk mengantisipasi penurunan konsumsi tersebut.

Hariyadi memperkirakan aktivitas ekonomi akan kembali normal setelah titik keseimbangan harga yang baru tercapai begitu periode penyesuaian masyarakat atas kenaikan harga BBM bersubsidi berlalu.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia Ade Sudradjat mengatakan biaya pro duksi di industri tekstil dan produk tekstil lebih banyak dipengaruhi oleh tingkat upah tenaga kerja dan biaya listrik.

"Kalau harga BBM lebih memengaruhi daya beli konsumen. Mereka akan mengurangi pembelian barang yang priori tasnya lebih rendah. Ongkos produksi tidak berpengaruh banyak," katanya.

sumber : Bisnis Indonesia

  kirim ke teman |   versi cetak


Tidak ada komentar tentang artikel ini.

Formulir Komentar | Aturan >>

Nama
Email
Judul Komentar
Komentar

 
   
   Pencarian

cari di  
 

   Kalender

   Ketua Umum


Adhi S. Lukman

   Quote of the day
"Food probably has a very great influence on the condition of men. Wine exercises a more visible influence, food does it more slowly but perhaps just as surely. Who knows if a well-prepared soup was not responsible for the pneumatic pump or a poor one for a war?"
Georg C. Lichtenberg (1742-1799) German scientist, satirist and anglophile.

   Event

The 7th nutraceutical event for Asia, 5-6 September'17, Sands Expo & Convention Centre at Marina Bay Sands Singapore


JIFEX, 10-12 Aug'17, Jakarta Convention Center (JCC)


   Media Partner

Food Review Indonesia

   Afiliasi

PIPIMM

Food Industry Asia

 

Copyright © 2010 Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia.
All Rights Reserved.